Konfigurasi FTP Server pada Debian (Praktek in VMware)


Halo sobat Technokers! Pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi informasi tentang Cara Konfigurasi FTP Server pada Debian. Sebelumnya, Debian yang saya gunakan kali ini adalah Debian versi 9.7.0.

Selamat Membaca..


Pendahuluan

Debian adalah sistem operasi berbasis open source yang dikembangkan secara terbuka oleh banyak programer sukarelawan yang ingin mengembakan debian. Sistem operasi debian adalah gabungan dari perangkat lunak yang dikembangkan dengan lisensi GNU, dan utamanya menggunakan kernel linux, sehingga lebih suka di sebuat dengan nama Debian GNU/Linux. 

Tujuan

- Agar kita dapat mengetahui cara konfigurasi FTP Server pada Debian
- Agar kita bisa mengerti konsep kerja FTP Server pada Debian

Persiapan

- Pastikan kita telah melakukan konfigurasi DNS pada Server Debian
  Jika belum?Ikuti postingan pada blog ini (klik disini!)
- Pastikan pada PC kita telah terinstal program aplikasi PuTTY.
  Jika belum?Instal di web ini (klik disini!)

Langkah-Langkah

1) Pertama, kita tambahkan script pada file db.domain DNS Server. Kemudian restart.
(Gambar 1) Ketikkan perintah nano db.domain
(Gambar 2) Merestart konfigurasi DNS Server

2) Lakukan percobaan ping FTP Server terlebih dahulu.
(Gambar 3) Ketikkan perintah ping ftp.<domain name>

3) Kemudian, instal FTP Feature pada Server.
(Gambar 4) Menginstal fitur FTP pada Debian Server

4) Buatlah Folder pada User Server.
(Gambar 5) Ketikkan perintah mkdir <nama folder>
(Gambar 6) Folder yang tadi telah kita buat akan ada pada tampilan list

5) Berilah akses/izin pada Folder yang telah kita buat tadi agar dapat dibuka, dibaca, dan ditulis oleh Client manapun.
(Gambar 7) Ketikkan perintah chmod 777 <nama folder>/
(Gambar 8) Maka status Folder akan menjadi rwx, yang artinya read-write-execute

6) Kemudian, masuklah ke dalam tampilan FTP Server.
(Gambar 9) Ketikkan perintah cd /etc/proftpd

7) Backup File proftpd.conf terlebih dahulu.
(Gambar 10) Copy terlebih dahulu File proftpd.conf

8) Buka dan Edit File proftpd.conf.
(Gambar 11) Ketikkan perintah nano proftpd.conf
(Gambar 12) Perhatikan teks yang telah ditandai
(Gambar 13) Hapuslah tanda # dan ganti tanda ~ dengan teks /home/<hostname>/<nama folder>

9) Tambahkan User Baru pada Server.
(Gambar 14) Tambahkan User Baru yang akan mengakses FTP Server
(Gambar 15) Ketikkan perintah usermod -d /home/<user server>/<nama folder> <user baru>

10) Restart konfigurasi FTP Server.
(Gambar 16) Ketikkan perintah /etc/init.d/proftpd restart

Pengujian

1) Buka CMD pada Client, kemudian lakukan tes ping FTP Server.
(Gambar 17) Lakukan tes ping FTP Server

2) Akses FTP Server melalui CMD pada Client.
(Gambar 18) Ketikkan perintah ftp ftp.ariza-dr.blogspot.com dan login dengan user baru yang kita buat tadi

3) Buka File Manager, kemudian akses FTP Server.
(Gambar 19) Akses FTP Server melalui File Manager
(Gambar 20) Login dengan User Baru
(Gambar 21) FTP Server berhasil diakses. Sehingga, Client yang mengakses, dapat membuka, membaca, dan menulis Folder yang ada pada FTP Server

4) Cobalah untuk mengakses FTP Server melalui Browser pada Client.
(Gambar 22) Ketikkan ftp://<alamat ip server> , kemudian masukkan Username dan Password untuk Login
(Gambar 23) FTP Server dapat diakses melalui Browser


Nah itu dia langkah-langkah konfigurasi FTP Server pada Debian.

Selamat Mencoba..


TERIMA KASIH



Posting Komentar

0 Komentar