Hi Technokers! How are you? Semoga kita semua dalam keadaan baik-baik saja yaa. Pada kesempatan kali ini, saya ingin membagikan langkah-langkah Instalasi Hyper-V Windows Server. Yuk ikutin terus blognya!
PENGERTIAN
Hyper-V adalah solusi virtualisasi dari Microsoft yang membutuhkan server core dan prosesor. Hyper-V dibagi menjadi dua yaitu Hyper-V parent dan Hyper-V tanpa parent. Hyper-V adalah sebuah role yang ada di Windows Server 2008 R2. Menyediakan tools dan services yang bisa digunakan untuk membuat sebuah server virtualisasi. Virtualisasi ini bisa digunakan bermacam-macam pencapain bisnis untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi pengeluaran. Virtualisasi ini sangat bermanfaat karena kita bisa membuat dan memanagement virtual machines, dimana kita bisa menjalankan banyak sistem operasi pada satu komputer dan menutup sistem operasi tersebut dengan yang lainnya.
Hyper-V disebut virtualisasi berbasis Hypervisor. Hypervisor bisa disebut perangkat lunak atau firmware yang membuat mesin virtual.
JENIS HYPER-V
Ada dua model virtualisasi server yang disediakan oleh Microsoft, yaitu :
- Hyper-V Server 2008 R2 yang berjalan langsung diatas perangkat keras (standalone). Pada model ini hypervisor langsung berinteraksi dengan perangkat keras. Sistem operasi yang berperan sebagai guest berjalan diatas hypervisor.
- Hyper-V yang merupakan role atau bagian dari Microsoft Windows Server 2008 R2 (as a role). Pada model ini hypervisor menjadi bagian dari sistem operasi host. Sehingga sistem operasi host berfungsi sebagai perantara antara hypervisor dan perangkat keras.
SYARAT DAN KETENTUAN
- Hyper-V hanya dapat diinstal pada Windows 8, 8.1, Windows 10 Pro dan Enterprise, atau Windows Server
- Hyper-V hanya dapat diinstal pada perangkat x64 (64 bit)
- RAM komputer minimum 4GB
- BIOS komputer harus mendukung Hardware Virtualization (atau dalam VMware disebut "Virtualization engine")
PERSIAPAN INSTALASI
- Pastikan PC sudah terinstal aplikasi/software mesin virtual (VMware Workstation)
- Pastikan kita sudah menginstal Windows Server nya pada VMware
- Pastikan memakai PC RAM minimum 4GB
- Pastikan kita memiliki file ISO Windows 7
LANGKAH KONFIGURASI
1) Buka Hyper-V Manager, klik kanan pada server, pilih "New", kemudian klik "Virtual Machine"
2) Klik "Next"
3) Isi nama, beri tanda checklist pada "Store the virtual machine in a different location"
kemudian tentukan lokasi foldernya
4) Pilih "Generation 1" agar mesin bisa support 32/64-bit
5) Masukkan RAM minimum 1GB, beri tanda checklist pada "Use Dynamic Memories for this vm"
6) Arahkan ke network adapter tiruan yang telah kita buat pada postingan blog sebelumnya
7) Masukkan besaran penyimpanan (HDD) untuk mesin virtual Windows 7
8) Pilih "Install an operating system from bootable CD/DVD Room" kemudian masukkan file ISOnya
9) Jika sudah sesuai semua, klik "Finish"
10) Buka "Windows Administrative Tools"
12) Cek apakah Hyper-V dapat berjalan atau tidak
13) Buka Windows + R, masukkan perintah "gpedit.msc"
14) Akan muncul pilihan "Device Guard" yang artinya Hyper-V berhasil dijalankan
15) Untuk menyalakan mesin virtual Windows yang dinstal, klik kanan kemudian "Connect"
16) Klik "Start" maka kita akan diminta untuk menyelesaikan proses instalasi Windows terlebih dahulu
17) Tampilan pertama jika berhasil melakukan instalasi windows 7 menggunakan fitur Hyper-V
Oke, segitu dulu tutorialnya
Semoga bisa membantu. Beri komentar positif jika teman-teman suka, kemudian klik "Ikuti" pada halaman blog ini. Untuk terus update dan memberi dukungan kepada penulis.
Terima kasih..




















0 Komentar