Hi Technokers! How are you? Semoga kita semua dalam keadaan baik-baik saja yaa. Pada kesempatan kali ini, saya ingin membagikan langkah-langkah Konfigurasi Share Hosting Debian. Yuk ikutin terus blognya!
PENGERTIAN
Shared hosting adalah layanan hosting dimana sebuah account hosting diletakan bersama-sama beberapa account hosting lain dalam satu server yang sama, dan memakai services bersama-sama. Keuntungan shared hosting adalah harganya yang murah, namun kerugiannya adalah tingkat privasi dan performa yang tidak sebaik Dedicated Hosting.PERSIAPAN
- Pastikan PC kita sudah memiliki software virtual machine (VMware Workstation)
- Pastikan di dalam VMware sudah terinstall Debian dan Windows sebagai client
KONFIGURASI
1) Klik "Edit" pada mesin virtual Debian, arahkan network adapternya ke "Bridge"
2) Kemudian tambahkan network adapter 2, arahkan ke "LAN Segment"
3) Jika ingin menambahkan nama LAN Segment, klik "LAN Segment" kemudian klik "Add"
5) Isi alamat IP untuk kedua network adapternya, dan buatlah percabangan pada network adapter 2
Mengapa harus diatur secara static?
Agar ketika ingin memulai ulang mesin virtual IP kita tetap sama
6) Instal paket DNS beserta Utilitas, dan juga paket webserver Apache2
7) Masuk ke direktori bind9, kemudian edit file "named.conf.local"
8) Tambahkan script/teks di bawah ini (bisa kalian kustom untuk namanya)
9) Copy file "db.local" dan "db.127", ubah namanya
10) Edit file "db.ip" yang sudah kita copy tadi, ubah beberapa teks di bawah
11) Edit ketiga file db.local yang sudah kita copy dan ubah namanya
untuk perintahnya ketik :
nano db.<nama file>
13) Restart layanan DNS
14) Edit file "/etc/resolv.conf", tambahkan beberapa nameservers agar bisa melakukan perintah ping
15) Lakukan perintah "ping" dan "nslookup" pada masing-masing nama domain
16) Pindah direktori ke "/etc/apache", kemudian edit file "apache2.conf"
18) Edit teks di dalam file yang telah kita copy tadi
dengan perintah : nano <nama file>.conf
19) Matikan site default dan aktifkan site yang sudah kita konfigurasi sebelumnya
21) Masuk ke dalam direktori "/var/www/html", kemudian copy file "index.html" ke dalam tiga user
22) Edit ketiga file html yang sudah kita copy tadi
dengan perintah : nano /home/<nama user>/index.html
23) Restart layanan Apache2, agar konfigurasinya tersimpan
24) Edit file "sysctl.conf"
25) Edit repository terlebih dahulu, kemudian lakukan update
26) Install "iptables-persistent"
27) Lakukan konfigurasi NAT pada iptables, lalu copy konfigurasinya ke "/etc/iptables/rules.v4"
28) Buka windows client, sesuaikan IP Address nya terlebih dahulu
29) Lakukan ujicoba "ping" domain name di client












































0 Komentar